Selasa, 12 Juni 2012

don't angry pleaseeeeeeeeeee

sungguh mulia orang- orang yang bisa menahan amarahnya , menahan perkataan nya dr kata- kata yang kurang baik dan bermuka manis kepada sdra muslim wlw hanya dengan senyuman dan beramah tamah pd ssma sdra...(lillahi ta'ala)
indahnya hidup ini,, kawan..

tidak susah untuk berbuat demikian, ( InsyaAllah ) 
Allah pun memerintahkan kepda qt ...
..." Dan bersegaralah kamu mencari ampunan dari Tuhan-mu dan mendapatkan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang - orang yang bertakwa, (yaitu ) orang yang berinfak , baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang - orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan ".... ( Ali-Imran : 134 )

marah itu boleh namun pada kondisi nya , misalnya marah ketika istri selingkuh , marah ketika melihat suatu kemungkaran ,yg membawa kemudharatan... kita bisa memberikan suatu teguran dgn kata-kata yg baik, sehingga orang mengerti dan tidak mengulanginya lagi , dan yakinkan hal itu kita lakukan karena kita sayang dengan sdra qt , lillahi ta'ala

bukan berarti marah dgn nada yg tinggi dan wajah yang sangar , ihh seremmm amat ,hhe

oke guys, mari kita memulai ny dr diri sendiri...
^_^
( Haleema )

gosippp... g bangettttttt

kecil nya semut diseberang lautan tampak terlihat jelas sedangkan besarnya gajah dipelupuk mata seolah diabaikan...
realita tak terbantahkan...
membicarakan orang lain, menggunjing, mengumpat atau gossip adalah hal yang yang mungkin sering kita lakukan...
sedangkan kita tahu Allah sangat membenci hal ini...

ada 3 perbuatan yang sangat dilarang oleh Allah SWT...

1. Orang Islam dilarang selalu berburuk sangka kepada saudara muslim lainnya, karena sebagian dari buruk sangka itu dosa. Bahkan Rasulullah SAW menyebut buruk sangka sebagai perkataan paling dusta.

2343 – رسـول اللّه (ص ) : ايـاكـم والـظـن , فـان الـظـن اكـذب الـحـديـث , ولا تحسسوا, ولاتجسسوا

“Rasulullah SAW bersabda,”jauhilah olehmu buruk sangka karena buruk sangka itu perkataan paling dusta, janganlah kamu memata-matai dan mencari-cari kesalahan orang lain…”

Oleh karena itu, bila kita ingin selamat dari dosa buruk sangka, maka lebih baik kita senantiasa berbaik sangka kepada orang lain. Sekalipun orang tersebut kenyataannya melakukan perbuatan buruk. Dan perbuatan buruknya harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT.

2. Orang Islam dilarang tajassus, mencari-cari kesalahan dan keburukan orang lain. Allah SWT Maha Mengetahui setiap perbuatan seseorang. Ketika seseorang melakukan keburukan maka Allah SWT yang akan membalasnya.

2345 – عـنه (ص ) : يَا معْشرَ مَنْ اَسْلَمَ بلسَانِه وَلَمْ يُسْلِم بِقَلْبِه , لَاتَتَّبِعُوا عَثَراَتِ المُسْلِمِين , فَانَّه مَنْ تَتَّبِعَ عَثرَاتِ المُسْلِمين تَتَّبِعَ اللّهُ عَثَرتَه , وَمَنْ تَتَّبِع اللّهُ عَثرَتَه يَفْضَحُهُ

Dari Rasulullah SAW,“Wahai kebanyakan orang yang Islam hanya lisannya dan tidak Islam hatinya, janganlah kalian mencari-cari kesalahan muslimin lainnya, sesungguhnya siapa yang mencari-cari kesalahan muslimin lainnya maka Allah akan mencari-cari juga kesalahannya, dan siapa orang yang Allah cari-cari kesalahannya, niscaya Allah akan membuka segala kesalahannya.”

3. Orang Islam dilarang berbuat ghibah/menceritakan kejelekan/gossip dan semacamnya. Karena perbuatan ghibah sama dengan makan bangkai saudaranya sendiri, sebagaimana pada kisah di awal tadi.

Ada sebuah riwayat mengenai pengertian ghibah, yang berasal dari Abu Dzar.

قال أبو ذر : قُلْتُ : ” يَا رَسُولَ اللَّهِ وَ مَا الْغِيبَةُ ؟
قَالَ : ” ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ “

Ya Rasulullah, apa yang disebut ghibah ? Jawab Nabi SAW,”menceritakan saudaramu yang tidak disukainya.”

قُلْتُ : ” يَا رَسُولَ اللَّهِ فَإِنْ كَانَ فِيهِ الَّذِي يُذْكَرُ بِهِ ؟

“Ya Rasul, kalau yang diceritakan itu benar adanya ?

قَالَ : ” اعْلَمْ أَنَّكَ إِذَا ذَكَرْتَهُ بِمَا هُوَ فِيهِ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ ، وَ إِذَا ذَكَرْتَهُ بِمَا لَيْسَ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

“Rasul SAW bersabda,”ketahuilah bahwa bila kamu menceritakan saudaramu benar adanya itu namanya ghibah, tapi bila kamu menceritakan keburukan yang tidak ada pada saudaramu, berarti kamu membuat kebohongan.”

soo guys..... marilah kita memulai dari diri sendiri.. untuk membiasakan berbaik sangka dengan saudara kita... berbicaralah jika itu benar, apabila takut dlm berbicara (jika pembicaraan itu membuat mudharat ) lebih baik diam, karena diam itu emas...
saya menuliskan ini juga semata untuk mengingatkan diri saya pribadi...
yuck semangat perbaikan ^_^
wallahu'alam bishawwab...

Jumat, 01 Juni 2012

Dzikir Maut - NH Brother


Dzikir Maut- NH Brother 

 

ku merintih, aku menangis , ku meratap aku mengharap,

ku meminta dihidupkan semula agar dpt kembali ke dunia nyata

perjalanan rohku melengkapi sebuah kembara
singgah dirahim bunda sblm menjejak kedunia
 menanti di barzah sebelum  berangkat ke mahsyar
dperhitung amalan penentu syurga ataw sebaliknya

tanah yg basah brwrna mrh smerah mwr dan juga rimbun
tujuh langkah pun baru berlalu seusai talqin bernada syahdu
tenang dan damai dipusaraku
batu nisan menjadi  tugu
namun tak siapa pun tw rasa penantianku

terbangkitnya aku dari sebuah kematian
seakan ku dengari tangis mereka yang ku tinggalkan
kehidupan disini bukan suatu khayalan
 tetapi dia sebenar  kejadian

kembali roh kembali kembalilah kedalam diri
sendirian sendri sendri brtemankan sepi 
hanya kain putih yang membaluti tubuhku
terbujur dan kaku jasad  didalam keranda kayu

ajal yang datang dimuka pintu
tiada syp yang memberi tahu
tiada syppun dpt hindari
tiada syp yang terkecuali
lemah jemari nafas terhenti tidak tergambar sakitnya mati
cukup sekali tak sanggup untuk ku mengulangi

jantung berdegup kencang  menantikan malaikat datang
menggigil ketakutan gelap dekati pandangan
selama ini di ceritakan kini aku merasakan di alam barzah jasad dikebumikan 2x

ku merintih, aku menangis , ku meratap aku mengharap,

ku meminta dihidupkan semula agar dpt kembali ke dunia nyata